Showing posts with label MATEMATIKAKU. Show all posts
Showing posts with label MATEMATIKAKU. Show all posts

Saturday, 4 April 2015

KEISTIMEWAAN ANGKA 7 (TUJUH)



Postingan kali ini penulis ingin mengangkat tentang “Keistimewaan angka 7 (tujuh)” yang terdapat dalam kehidupan kita. Wah apa istimewanya? Itukah pertanyaan anda? Ok. Mari kita kupas bersama beberapa “Keistimewaan angka 7 (tujuh)”.

Monday, 30 March 2015

KAYA MISKIN SALING BERBAGI

Hampir saja tertabrak oleh sepeda Alif ketika Yanti Hendak berkunjung ke rumah Ratih. “hei, lihat-lihat dong kalau jalan!” goda Alip pada Yanti, “kamu tuh, yang musti lihat-lihat kalau pake Sepeda” balas Yanti.  “Stooooop…!!! Stooooop…!!! Stooooop…!!!” (ala bang Ocid Mak Ijah Pengen ke Mekah)

Tuesday, 24 March 2015

BELAJAR INVESTASI SAMPINGAN

Terperanjat kaget bukan kepalang saat Kang Afan termenung di teras rumahnya, karena dikagetkan oleh kedatangan Kang Temon. “Mon!
ngagetin aja kamu ini” kata Kang Afan, “Ah, habisnya kenapa tengah hari bolong begini Si Akang melamun?” tanya Temon “Saya bukan melamun Mon, cuman berpikir!” jawab Afan “Berpikir sama melamun apa bedanya atuh?” tanya Temon kembali ”Ya beda atuh Mon. berpikirmah Konsentrasi di alam sadar.

Sunday, 22 March 2015

KEISTIMEWAAN ANGKA 5 (Lima)


Ternyata bukan hanya angka 2 yang memiliki keistimewaan, angka 5 pun tidak kalah istimewanya. Coba saja perhatikan Beberapa keistimewaannya!

1.     Dijadikan sebagai (Panca sila)
Negara kita Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa, menganut paham Panca Sila (lima sila). Walau menempuh beberapa perundingan ide dari para bangsawan kita namun tetap Panca Sila. Tidak dikurangi dan tidak dilebihi.

Wednesday, 18 March 2015

KEISTIMEWAAN ANGKA 2 (DUA)


Ian dan karwin adalah siswa kelas VI di suatu Sekolah Dasar. Dalam perjalanan ke sekolah Karwin bertanya
“Ian, bilangan prima itu apa sih?” Ian menjawab “Bilangan prima adalah bilangan yang hanya mempunyai 2 faktor, yaitu bilangan dan faktornya. Ngerti?” karwin menjawab“ouhhh…???” “ngarti?”kata Ian, “Kaga…” (jawab Karwin sambil menggelengkan kepala). “Yeh gimana kamu ini, baik kita ambil contoh:”